GP Turki akan berlangsung di Sirkuit Istanbul Park, Minggu (8/5/2011). Seri ini dipandang sebagai gerbang pembuka dari rangkaian balapan 'tradisional' di kawasan Eropa.
Dengan sejumlah perubahan peraturan mulai tahun ini, terjadi persaingan sengit di tiga seri pertama. Sebastian Vettel dari Red Bull menang di Australia dan Malaysia, sedangkan seri China jadi milik Hamilton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada banyak alasan untuk meyakini bahwa rentetan balapan yang menarik dan menegangkan akan berlanjut," ujar Hamilton menjelang balapan seperti dilansir Planet F1.
Vettel yang begitu perkasa di Australia dan Malaysia berhasil dijinakkan oleh Hamilton di China berkat strategi pit stop yang tepat. Di Turki, Hamilton berharap bisa mengulangi capaiannya menjadi juara tahun lalu.
"Saya memenangi balapan ini tahun lalu dan Istanbul Park adalah sirkuit yang sangat saya nikmati," cetus pembalap Inggris yang membela tim McLaren Mercedes itu.
Senada dengan pernyataan Fernando Alonso, Hamilton juga menunjuk ban sebagai faktor penentu. Pembalap akan dipaksa untuk memantau terus kondisi si karet hitam yang melekat di mobilnya.
"Kita akan melihat para pembalap bekerja keras menjaga ban mereka sepanjang lomba, terutama di Tikungan 8, tikungan yang cepat dan bergelombang," ulas Hamilton.
"Itu adalah salah satu tikungan yang paling berat dari semua sirkuit di kalender tahun ini," tuntas juara dunia 2008 itu.
(arp/nar)











































