Finis di posisi keempat pada seri pembuka di Australia, Alonso menurun penampilannya di dua seri berikutnya. Di Sepang ia hanya finis di posisi keenam dan ketujuh di GP China.
Mobil Ferrari yang dikemudikannya pun seperti tak mampu menandingin kecepatan Red Bull Racing milik Sebastian Vettel yang begitu dominan atau bahkan Lewis Hamilton dengan McLaren Mercedes-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada balapan itu Alonso dan mobil F60 terlihat sudah mulai bisa bersaing dengan RB7. Maka hal itulah yang menumbuhkan keyakinan Alonso jika ia bersaing di jalur juara musim ini.
Apalagi pengalaman musim lalu pun Alonso menurun di sepertiga awal musim, sebelum akhirnya bangkit di paruh kedua musim. Sayangnya di seri terakhir ia gagal menjadi juara.
"Anda tahu saya bermain dengan angka-angka dan saya bepergian bolak-balik antara rumah, Maranello dan Turki, saya membandingkan antara empat balapan pertama tahun lalu dan musim ini, untuk korenspondensi balapan," tutur Alonso seperti dilansir Autosport.
"Musim ini kami masih punya 15 seri tersisa. Ini menunjukkan jika Anda bisa melihat satu hal yang sama dalam dua pandangan berbeda, walaupun keduanya saling berlawanan. Yang terpenting adalah hasil dan kami sudah bisa mulai naik ke podium," sambungnya.
"Kami harus melakukannya secara terus menerus dan saya yakin jika kami akan bisa bersaing lagi memperebutkan titel juara lagi," yakin juara dunia F1 dua kali itu.
(mrp/arp)











































