Seperti diberitakan Speedtv yang mengutip pemberitaan media Finlandia Turun Sanomat, terjadi 79 kali aksi saling mendahului di Istanbul Park akhir pekan kemarin.
Angka tersebut sama dengan rekor lama yang tercipta tahun 1983 di sirkuit Long Beach. Balapan ketika itu diwarnai kisah sukses duo McLaren John Watson dan Niki Lauda yang finis urutan 1-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mudahnya melakukan aksi saling mendahului di satu sisi memang mendatangkan keluhan. Pembalap Virgin Timo Glock menilai bahwa sistem DRS sangat memudahkan pembalap untuk mendahului lawannya.
"Ketika Anda berjarak antara satu detik dengan pembalap di depan Anda, maka kesempatan untuk menyalip sangat besar. Di Istanbul, itu nyaris sudah pasti terjadi," kata dia seperti diberitakan Sport1.
"Mungkin akan lebih menarik lagi bila zona di mana Anda bisa menggunakan sayap belakang itu dikurangi jumlahnya."
Namun bos teknik Lotus Mike Gascoyne punya pendapat yang berbeda. "Ada sejumlah keluhan tentang aksi salip menyalip yang terlalu banyak, yang mana keluhan itu sungguh luar biasa untuk kita dengar," tulis dia dalam kolom di Telegraph.
"Memang Anda tak bisa memuaskan semua orang di setiap waktu. Namun kami di sini untuk balapan dan, yang terpenting, kami menghadirkan balapan kualitas nomor satu."
(nar/mfi)











































