Tahun 2010, musim pertamanya comeback ke F1 usai tiga tahun pensiun, Schumi cuma finis di posisi kesembilan dengan 72 angka, nyaris separuh dari Rosberg yang mengoleksi 142 poin dan duduk di tangga ketujuh.
Demikian juga dengan empat seri yang telah berlangsung tahun ini, Rosberg sudah beroleh 20 angka, berbanding dengan enam angka milik Schumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tetap dan masih tetap pembalap paling sukses sepanjang sejarah," kata Rosberg kepada Auto Motor und Sport yang dikutip Paddock Talk.
"Untuk bisa lebih cepat darinya, tetap sebuah hal yang sulit. Saya harus bekerja keras di setiap sesi. Semua dalam diri saya harus fit untuk bisa mengalahkannya," ungkap Rosberg.
"Saya senang semua berjalan baik buat saya untuk melawan Schumi, tapi saya juga tahu kalau di balapan berikutnya akan sulit," tandas rekan Schumi di Mercedes GP itu.
(arp/a2s)











































