Hispania Racing Team (HRT) sebelumnya sempat mengancam akan memprotes apapun hasil balapan GP Spanyol, Minggu (22/5/2011) ini. Alasannya adalah mayoritas tim yang sudah menggunakan blown difuser pada jet daratnya untuk balapan tersebut.
Teknologi yang dikembangkan oleh Red Bull sejak musim lalu tersebut hingga kini belum dapat pengesahan dari FIA. FIA pada Senin (16/5/2011) lalu sudah mengumumkan rencana untuk melarang penggunaan teknologi tersebut karena menganggapnya ilegal, namun mereka memutuskan untuk menunda pengumumannya hingga setelah GP Monaco pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir beberapa tim telah berjalan secara ilegal, sederhana saja. Mungkin (akan melakukan protes), saya tidak tahu. Kita lihat saja," sahut team principal HRT, Colin Kolles sebelum sesi kualifikasi.
Blown difuser dianggap mampu memberikan keuntungan aerodinamis pada mobil yang menggunakannya. Teknologi ini memastikan adanya aliran gas buangan yang konstan melalui bagian belakang mobil yang membuat laju udara yang melewati difuser menjadi lebih cepat, dan berujung pada bertambahnya kecepatan mobil.
Sebelum blown difuser ini ditemukan, gas buang hanya muncul saat pembalap menekan pedal gas. Namun penemuan baru ini membuat gas buang bisa terus dikeluarkan secara konstan meski si pembalap sedang mengerem atau tengah melewati tikungan lambat.
(din/nar)











































