Webber mengakhiri dua balapan di musim ini di luar podium, yaitu di Australia dan Malaysia. Namun begitu raihan pembalap 34 tahun itu juga tidak buruk karena masih di seputaran posisi lima besar.
GP China menjadi salah satu penampilan terbaik dari Webber. Start dari barisan belakang, dia berhasil menutup lomba dengan finis posisi ketiga. Podium kembali diraih pembalap asal Australia itu di GP Turki, di mana ia berhasil jadi runner-up.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sungguh nyaman meraih pole position. Persiapan di babak kualifikasi telah bekerja dengan sempurna. Kinerja tim fantastis. Situasinya agak mirip dengan tahun lalu, di mana pertarungan di Spanyol hanya melibatkan dua Red Bull. Kami semula sempat tak terlalu yakin posisi kami setelah Q2--saya pikir pertarungan bakal ketat--namun pada akhirnya ternyata tidak. Ini merupakan sore yang sangat berharga bagi saya," kata Webber seperti dikutip dari situs resmi F1.
Pria bernama lengkap Mark Alan Webber itu juga merasa bahwa dirinya telah kembali ke performa terbaik. "Saya merasa saya telah kembali ke puncak penampilan, jadi tidak ada alasan untuk tidak bertarung meraih kemenangan. Sirkuit ini juga bagus bagi saya," tegas dia.
Balapan di Negeri Matador juga memiliki kenangan indah bagi Webber. Kemenangan pertamanya di musim lalu juga diraih saat tampil di GP Spanyol. "Kita bisa berharap dan berdoa, tapi pada akhirnya kita tetap harus bekerja keras. Sudah jelas, rival-rival yang saya hadapi juga sangat kuat, Fernando Alonso, Lewis Hamilton, dan Seb (Sebasitan Vettel) semuanya fenomenal," lanjutnya.
Bahkan Webber tidak khawatir dengan agresi yang mungkin dilancarkan oleh Vettel yang merupakan rekan satu timnya. "Mungkin dalam beberapa bagian di balapan, itu ada. Namun saya pria dewasa--jadi saya tak khawatir. Tentu saja kita semua tahu bahwa dia (Vettel) sangatlah kuat, tetapi saya juga merasakan bahwa saya memiliki momentum untuk kembali pada hari ini. Namun begitu kita juga semua tahu bahwa jarak waktu di antara kami sangatlah ketat," ujar pembalap Red Bull sejak 2007 itu.
Mengenai balapan sendiri, Webber menilai bakal sedikit menghibur di lintasan lurus dan juga beberapa bagian-bagian lain di sirkuit. Ia menilai faktor ban sangat vital di balapan nanti. "Yang krusial adalah tikungan pertama dan saya tentu saja ingin terus bertahan di P1 untuk mengeendalikan balapan. Selanjutnya kita akan lihat seperti apa degradasi yang dialami ban," pungkas dia.
(nar/din)











































