Menurut Prinsipal Tim Christian Horner, Rabu (25/5/2011) waktu setempat, kecurigaan mencuat dari kubunya di Sirkuit Catalunya akhir pekan lalu setelah pembalap Ferrari Fernando Alonso selalu masuk pit ketika Red Bull memanggil pembalapnya, Mark Webber.
"Saya tidak tahu ada apa. Jadi kami akan mengubah prosedur kami akhir pekan ini agar lebih transparan," jelasnya seperti dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sejumlah komentar (usai balapan itu) mengenai Ferrari sudah memata-matai kami, yang saya pikir sudah salah diartikan."
"Saya pikir Helmut (Marko, penasihat dekat dari pemilik Red Bull Dietrich Mateschitz) yakin benar kalau Ferrari tahu kapan persisnya kami akan masuk pit, yang mana memang begitu," papar Horner.
Sebelumnya, usai balapan GP Spanyol Marko memang sempat dikutip mengatakan, "Kami melihat Ferrari sudah melakukan semacam spionase."
(krs/rin)











































