Tahun lalu, Vettel menobatkan diri sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah. Kans untuk mempertahankan titel itu terbuka lebar karena dari tujuh seri, Vettel unggul 60 angka dari pesaing terdekat.
Di mata desainer Red Bull, Adrian Newey, faktor mental sangat berpengaruh terhadap prestasi Vettel sejauh ini. Di usia muda, pemuda asal Jerman itu sudah matang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah sangat sering melihat pembalap yang melesat cepat dari bukan siapa-siapa jadi bintang. Ketenaran itu kemudian membuat mereka besar kepala," tukas pria yang nyaris seluruh karirnya ia habiskan di F1 itu.
"Mereka kemudian lupa daratan dan mereka semakin besar kepala. Sebastian berbeda karena kepalanya selalu tertunduk," komentar Newey.
"Dia adalah seorang pria penyendiri dan tidak suka dengan popularitas. Dia banyak berpikir tentang apa yang ia lakukan dan jarang berbuat kesalahan dua kali. Dia juga pekerja keras," sambungnya.
Selain itu, Newey juga menyebut bahwa Vettel adalah sosok pembalap yang sangat perhatian ke kondisi mobilnya. Ia selalu bicara dengan para insinyurnya.
"Dia selalu berada di paddock di malam hari, bicara dengan para insinyurnya, melihat data-data yang ada dan mengingat lagi apa yang ia lakukan di dalam mobil," kata Newey.
"Saya pikir hal seperti itu yang dimiliki oleh semua pembalap hebat," tuntasnya.
(arp/roz)











































