Lewis Hamilton dan Jenson Button sama-sama tidak kuasa meredam laju duo Red Bull dan Fernando Alonso dari Ferrari dalam GP Eropa, Minggu (26/6/2011). Hamilton akhirnya finis di posisi ke-4 dengan Button di posisi ke-6.
Usai balapan, Hamilton dan Button yang sama-sama tidak puas langsung meminta McLaren untuk membenahi mobil. Hamilton bahkan lantas langsung menilai peluangnya meraih gelar juara dunia sudah pupus karena kini bahkan telah tertinggal 89 poin dari Sebastian Vettel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami belum menerapkan ban dengan tepat, kami masih bergelut dengan traksi dan itu tak ada hubungannya dengan downforce, ini karena temperatur ban," jelas Whitmarsh di Autosport.
"Tapi saya adalah seorang optimis. Kami berencana ke Silverstone dengan beberapa hal baru, kami akan punya bagian-bagian mobil baru dan kemungkinan sayap belakang baru," lanjutnya.
Pun demikian, Whitmarsh masih tetap realistis. Menilik laju Vettel dengan Red Bull sejauh ini, ia tidak mau sesumbar McLaren akan punya mobil paling kencang di Silverstone nanti, kendati sudah berbekal aspek-aspek baru.
"Silverstone sangat berbeda. Siapapun yang berdiri di sini dan bilang saya yakin kami akan kembali dengan mobil tercepat, akan cukup bodoh. Tapi kami akan lihat bagaimana laju kami nanti," tegasnya.
(krs/mrp)











































