Kemenangan demi kemenangan diraih Vettel musim ini. Dari delapan seri, total sudah enam kali sang juara bertahan naik podium tertinggi.
Dalam kemenangannya, ada satu hal yang selalu dilakukan Vettel berulang-ulang: memamerkan jari telunjuknya. Itulah gayanya merayakan kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku sangat senang saat meraih kemenangan pertama dengan Toro Rosso karena kami (sebelumnya) selalu finis di posisi 17, 15, 10 atau mungkin tujuh pada hari yang baik," tutur driver Red Bull itu mengenang kemenangan pertamanya di F1 pada 14 September 2008 silam.
Bertekad kembali unjuk jari telunjuk di Silverstone pada akhir pekan, pembalap asal Jerman tersebut sekaligus menepis penilaian kalau selebrasinya itu perlambang arogansi.
"Tidak ada arti khusus. Aku tak melakukannya saat aku finis kedua atau ketiga. Lucu juga saat mendengar ada orang yang suka, ada yang tersinggung. Aku tidak bermaksud menyinggung (siapa-siapa) tapi aku di sini untuk menang," tegasnya.
Tahun lalu Vettel hanya bisa finis di posisi tujuh dalam GP Inggris. Ia jelas tak mau mengulangi hasil itu dan berharap mengulangi capaian tahun 2009, saat ia meraih kemenangan.
(krs/nar)











































