Saran tersebut dilontarkan salah Sir Stirling Moss, pembalap driver legendaris Inggris yang dijuluki driver terhebat yang tidak pernah memenangi Kejuaraan Dunia (F1).
"Aku sangat prihatin dengan dirinya karena aku pikir ia punya bakat luar biasa. Dalam benakku, ia butuh bimbingan dari ayahnya," cetus Moss kepada Daily Mail yang dikutip Planet F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anthony (ayah Hamilton) adalah manajer luar biasa dan pengawas yang baik dari putranya. Selama ini ia selalu ada sisinya memberikan pengaruh, bukan hanya dari segi berkendara tapi juga kepribadiannya. Tampaknya sikap Hamilton sudah berubah semenjak ia tak lagi bersama ayahnya," duga Moss.
Di usia 26 tahun, Hamilton jelas sudah terbilang dewasa. Tetapi juara dunia 2008 itu tetap saja butuh advis dari seorang ayah.
"Ya, bahkan saat aku berusia 50 tahun, aku pun masih mendengarkan ayahku. Faktanya sebelum ayahku tutup usia aku selalu minta nasihat kepadanya dan maksudku bukan hanya untuk balapan. Aku minta nasihat di beberapa hal, dalam aspek kehidupan, cara bersikap."
"Terkadang Lewis terlihat bisa menangani dirinya dengan sedikit lebih cerdas. (Lihat saja) Hal bodoh yang dilakukannya di Australia. Aku bisa mengerti itu adalah imbas jiwa muda dan semacamnya, tapi itu cukup bodoh dan ia tidaklah bodoh," bebernya.
"Anda tidak akan bisa jadi Juara Dunia jika Anda bodoh," simpul Moss menutup kritiknya.
Bagaimana, Hamilton?
(krs/din)
