Kali terakhir Ferrari merasakan kemenangan adalah di GP Kores tahun lalu. Atau jika dihitung hingga balapan terakhir di Valencia, tim asal Italia itu sudah puasa kemenangan sepanjang 10 seri.
Meski begitu, performa 'Si Merah' sesungguhnya tidak bisa dibilang statis karena dari balapan ke balapan mereka berhasil memperbaiki posisi dan merapatkan jarak dengan Red Bull. Dan puncaknya terjadi di Silverstone beberapa jam lalu, meski memulai balapan di belakang Sebastian Vettel dan Mark Webber, Alonso berhasil jadi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenanan di Silverstone bisa jadi membuktikan kalau Ferrari sudah mulai bangkit dari ketinggalan dan jadi penantang serius Red Bull di seri-seri berikutnya. Soalnya seperti diakui sendiri oleh Alonso, karakteristik Silverstone sesungguhnya sangat tidak cocok dengan Ferrari.
"Tidak diragukan lagi ini adalah balapan yang berlabel 'bahaya' karena ini bukan seri yang mudah buat kami; karakteristik tikungan, dan layout-nya tak pernah jadi nilai positif buat kami."
"Kami tahu Silverstone, seperti halnya Barcelona, sulit buat kami, jadi menang di sini jadi motivasi yang bagus buat kami semua dan memberi kami kepercayaan diri menghadapi balapan-balapan berikutnya," simpul Alonso di Autosports.
(din/rin)











































