Button Kejar Kemenangan Bersejarah di Nurburgring

Jelang GP Jerman

Button Kejar Kemenangan Bersejarah di Nurburgring

- Sport
Selasa, 19 Jul 2011 06:45 WIB
Button Kejar Kemenangan Bersejarah di Nurburgring
Jakarta - Dengan nama besar yang dimiliki, Sirkuit Nurburgring punya arti penting buat Jenson Button. Meski mengaku timnya tengah kehilangan momentum menyusl hasil buruk di balapan sebelumnya, Button sangat berharap bisa meraih kemenangan.

Nurburgring menjadi salah satu sirkuit paling bersejarah di dunia otomotif. Dengan panjang lintasan asli mencapai 28 km lebih, ini adalah trek yang sangat menuntut kemampuan pembalap karena layout-nya yang sangat menantang lintasan yang sempit.

Khusus untuk balapan F1, lintasan yang digunakan dipangkas hanya menjadi 4,556 km saja. Namun tetap saja nama besar sirkuit dan tantangan yang tersaji di sirkuit ini membuat banyak pembalap punya hasrat besar untuk bisa menang di sini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah balapan yang saya inginkan untuk bisa dimenangi. Saat saya menjadi juara saya finis kelima dan hasil terbaik di sini adalah finis ketiga di tahun 2004. Untuk bisa mengatakan 'saya pernah menang di Nurburgring' adalah sebuah raihan besar karena itu merupakan lokasi bersejarah dan menantang," sahut Button di situs resmi F1.

Namun upaya Button menang di GP Jerman masih dibayang-bayangi hasil di seri sebelumnya yang dilangsungkan di Silverstone. Ketika itu kedua pembalap McLaren Mercedes kehilangan daya saing dengan Red Bull dan Ferrari. Button sendiri gagal finis setelah mengalami nasib sial lantaran kru pitnya tak memasang mur penahan ban usai masuk pit.

"Mungkin kita sedikit kehilangan momentum yang kami bangun di balapan sebelumnya, tapi tak banyak yang hilang. Meski mengecewakan, kecepatan kami sudah bagus tahun ini. Kadang kami jadi yang tercepat, kadang tidak."

"Ini lintasan yang benar-benar bersejarah dan juga menjebak dan tidak untuk dianggap remeh. Ada trek asli sepanjang 14 mil dan ada peristiwa tak terlupakan di olahraga ini, baik dalam hal bagus maupun buruk," tuntas Button.


(din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads