Dalam dua seri terakhir, Vettel finis runner-up di Inggris dan posisi keempat di Jerman. Hasil di Jerman adalah kali pertama pembalap Red Bull itu finis di luar podium setelah dalam 11 balapan sebelumnya secara berturut-turut ia finis tiga besar.
Hasil tersebut memang belum mengganggu posisinya di puncak klasemen sementara pembalap. Namun Vettel tetap harus kembali ke jalur kemenangan mengingat lawan-lawan dia meraup hasil positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jalan yang harus dilalui Vettel untuk memenangi GP Hongaria jelas tak mudah. "Grand Prix Hongaria adalah salah satu yang tersulit bagi pembalap. Kondisinya di kokpit bisa sangat panas karena temperatur yang tinggi, dan itu berarti kita akan kekurangan cairan selama balapan," ujar Vettel di situs resmi F1.
Pria yang musim lalu finis ketiga di Hungaroring itu menambahkan bahwa lintasan yang bumpy membuat mobil bisa sedikit mengalami guncangan ditambah dengan banyaknya trek lurus menjadi kesulitan tersendiri. "Kita nyaris tidak punya waktu untuk "istirahat", itu yang membuat GP Hongaria bakal cukup menguras tenaga," lugas Vettel.
"Selain itu ada tiga tikungan yang benar-benar lambat di mana sangat sulit untuk menyalip di sana, sementara di bagian start dan finis kita bisa menggeber kendaraan hingga kecepatan 315 kilometer per jam. Dua tikungan terakhir menjadi bagian yang terpenting, karena di sana kita bisa bersiap untuk melakukan manuver untuk mendahului," kata pembalap berjuluk Baby Schumi itu.
"Di tikungan terakhir, kita harus menunggu,menunggu, dan menunggu, setelah itu kita bisa memacu mobil dengan kerbs dan menginjak pedal gas dalam-dalam," pungkasnya.
(nar/arp)











































