Di dua GP terakhir, yakni di Jerman dan Hongaria, McLaren merebut gelar juara melalui Lewis Hamilton dan Jenson Button. Namun sejatinya, hasil itu cuma sedikit memperbaiki asa McLaren.
Tengok saja di klasemen pembalap. Hamilton masih berada di posisi ketiga dan Button kelima; tertinggal masing-masing 88 dan 100 poin dari Sebastian Vettel yang kokoh bertengger di puncak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir, saat Anda berada di belakang Red Bull, Anda harus berani ambil risiko," kata Neal kepada situs resmi F1 seperti yang dikutip SkySports.
Namun Neal juga memperingatkan agar dalam mengambil risiko itu McLaren juga harus berusaha agar mereka tidak melakukan kesalahan yang bisa merugikan.
"Kami sudah mengambil risiko dengan mobil dan kami sudah mengambil risiko dengan cara membalap. Para pembalap begitu bersemangat mengejar kemenangan dan ngotot, sehingga mereka bisa lalai dan akhirnya kesalahan terjadi," tutur Neal.
(arp/krs)











































