Setidaknya dua pembalap stock car tewas dalam waktu tiga pekan selama bulan April. Yang pertama menimpa Gustavo Sondermaan setelah menghantam pembatas di tikungan 14.
Insiden itu mirip dengan kecelakaan yang dialami oleh sesama pembalap stock car, Rafael Sperafico yang tewas 2007 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rentetan insiden itu lantas mendorong pengelola sirkuit untuk meminta FIA (Federation Internationale de I'Automobile) mengadakan inspeksi daripada trek itu.
Namun, Todt mengungkapkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari segi keamanan Interlagos.
"Kami sadar dengan insiden yang terjadi di Interlagos ada di kategori yang lain," ungkap Todt kepada Agencia Estado yang dikutip Planet F1.
"Kami membuat detil pertanyaan tentang mobil (yang terlibat kecelakaan) bukan treknya. Tapi semua orang bisa yakin bahwa semua tindakan akan diambil untuk menghindari kecelakaan serupa."
Interlagos jadi venue menggelar seri balapan F1 pamungkas pada 27 November 2011. Sebagai informasi, pada 2003, Fernando Alonso dan Mark Webber juga pernah mengalami kecelakaan di sirkuit sepanjang 4,3 km itu.
(rin/rin)
