Nasib buruk itu menghampiri Schumi begitu awal, yakni di sesi pertama kualifikasi yang berlangsung dalam kondisi basah di Sirkuit Spa Francorchamps, Sabtu (28/8/2011).
Saat sedang menjalani flying lap, ban kanan belakang mobil Mercedes yang digeber Schumi tiba-tiba lepas dan pembalap gaek itu pun gagal melanjutkan kualifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ucapan Schumi di atas mengacu kepada insiden yang pernah ia alami ketika ia kehilangan satu ban usai ditabrak oleh David Coulthard di GP Belgia 1998.
Schumi pun dipaksa untuk start dari barisan belakang karena tidak mencatat waktu sama sekali. Bisa dibilang, Schumi tertolong oleh keputusan stewards yang membolehkan empat pembalap yang waktunya di atas 107 persen waktu pole Sebastian Vettel untuk tetap berlomba.
"Serius, ini bukanlah sesuatu yang seharusnya terjadi, namun inilah F1. Kita bekerja di level tertinggi, tetapi hal-hal seperti ini masih bisa terjadi," tutur pembalap 42 tahun itu.
"Saya tiba-tiba merasa saya tidak bisa mengendalikan bagian belakang mobil dan saya meminta maaf kepada tim. Tapi kemudian saya melihat bannya terlepas dan saya kemudian mengerti mengapa saya kehilangan kendali," tutup dia.
(arp/din)











































