Alonso sebenarnya punya awal yang bagus pada balapan di Monza, Minggu (11/9/2011) malam WIB. Start dari posisi ke-4 ia langsung ngacir ke posisi terdepan dan mendahului Vettel sebagai pemegang pole position.
Namun itu tak bertahan lama karena Vettel mampu merebutnya kembali dan Alonso akhirnya puas finis di posisi ketiga setelah disalip Jenson Button di pertengahan balapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelas dengan kondisi ini, Vettel cuma butuh dua kemenangan untuk menyegel titel juara dunia kedua kalinya. Diakui Alonso kini situasi bagi dirinya kian sulit untuk menandingi Vettel.
"Kami hanya pasrah saja saat bertarung dengan Sebastian. Dia memimpin klasemen dengan keunggulan 100 poin. Jadi ketika kami harus bertahan dari dia, maka kami lebih sedikit sulit untuk melakukannya," tutur Alonso di Autosport.
"Kami sudah melakukannya start yang bagus di beberapa balapan namun ketika kami memulai di urutan kelima atau keenam, tidak banyak kesempatan untuk melakukan overtake," sambungnya.
"Di Monza kami tahu jika mobil kami rasa punya start yang bagus, maka kami akan punya ruang dan kecepatan yang cukup di tikungan pertama untuk menyalip pembalap lain," tukasnya.
Meski hanya finis di posisi ketiga, Alonso bersyukur setidaknya ia masih bisa mendapatkan podium. Sebab di lap-lap terakhir, juara dunia dua kali itu harus bertahan dari tekanan Lewis Hamilton yang berada tepat di belakangnya.
"Nyaris saja. Aku pikir satu atau dua lap lagi kami mungkin bakal kehilangan podium. Kami sedikit beruntung saat Michael dan Lewis beradu karena ia kehilangan 20 hingga 30 detik di lap pertama. Jadi kami bisa memanfaatkan gap tersebut," tuntasnya.
(mrp/krs)











































