Dari tiga kali digelarnya balapan malam di Singapura, Alonso dua kali menang di sana yakni pada musim 2008 bersama Renault dan musim lalu dengan Ferrari. Di 2009 meski tak menang, Alonso bisa finis sebagai runner-up.
Jelas dengan catatan bagus ini, Alonso boleh optimistis menyambut sesi kualifikasi dan race day di sirkuit Marina Bay, Minggu (24/9/2011) yang juga diliput langsung oleh reporter detiksport, Andi Abdullah Sururi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil kurang lebihnya sesuai dengan yang kami harapkan dan feeling kami dari hari Jumat ini lebih baik dibanding di Monza dan Spa. Namun kami mau mencoba realistis dan tidak mengharapkan kejutan yang hebat," tutur juara dunia dua kali itu di ESPN F1.
"Red Bulls masih jadi favorit dan McLaren pun juga sangat kuat. Kami akan mencoba dan mengambil kesempatan semampu kami," lanjutnya.
Meski begitu Alonso tentunya tak ingin menyerah begitu saja. Ia mencoba untuk tetap pede dengan performa F60 miliknya. Apalagi di balapan setipe di Monako, Alonso sukses naik podium di urutan kedua.
"Di sini seperti di Monako, sangat penting untuk pembalap menemukan titik referensi idela dalam satu lap untuk mencapai limit mereka, namun tidak boleh lebih dari 1 cm, karena setiap kesalahan akan sangat berharga. Balapan malam hari selalu terasa spesial. Seperti biasa selalu memakan sedikit waktu untuk beradaptasi. Namun dari besok hingga balapan, Anda harus mencoba mencapai titik maksimum, mencoba menemukan performa terbaik," simpul driver asal Spanyol itu.
(mrp/mrp)











































