"Tahan Hamilton selama mungkin. Hancurkan balapannya sebanyak yang kita bisa. Ayo lakukan, nak.." ucap kru Ferrari, Rob Smedley, pada GP Singapura dua pekan lalu. Perintah ini kemudian bikin gempar, apalagi Smedley memilih menggunakan kata "menghancurkan". Beberapa pihak mengartikannya secara harfiah yang kemudian berujung kritik terhadap Ferrari.
Massa dan Hamilton sendiri memang terlibat insiden pada balapan tersebut. Mobil mereka bersenggolan dan menyebabkan kerusakan satu sama lain. Usai balapan, Massa mengritik habis gaya membalap Hamilton yang disebutnya sangat merugikan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak kata-kata... Membaca beberapa harian Inggris, tampak Horse Whisperer tak sendirian memiliki pemikiran ke arah William Shakespeare ketika ia sengaja mencari polemik dalam frase yang dikeluarkan Rob Smedley saat GP Singapura," tulis kolom Horse Whisperer dalam situs Ferrari seperti dilansir Autosport.
"Memang benar teknisi Felipe Massa terbawa suasana panas pada saat itu dan memilih penggunaan kata kerja 'hancurkan' di beberapa poin."
"Mungkin, itu bukan pilihan kata yang tepat, tapi jelas tidak membawa maksud jahat, apalagi jika Anda mempertimbangkan bahwa Rob lahir dan dibesarkan sebagai orang Middlesbrough!"
Well, Ferrari dengan tegas menyebut, bahwa ucapan di radio itu hanyalah gambaran panasnya suasana hati Smedley. Kata "hancurkan" yang dipilihnya pun tak lebih dari hiperbola atas perintahnya untuk menyulitkan Hamilton.
(roz/roz)











































