Sirkuit Buddh International yang akan dipakai balapan jet darat terletak di pinggiran kota New Delhi. Petani di wilayah tersebut merasa kehilangan sebagian tanah mereka, dan oleh sebab itu meminta kompensasi yang lebih besar.
"Kami bukannya menentang balapan itu. Tapi kami merasa dikerjai dalam kesepakatan," tukas pemimpin petani bernama Virender Dhada kepada AFP, yang dilansir Autosport, Selasa (4/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami cuma meminta yang jadi hak kami. Pihak berwenang telah menjadi tuli dari keinginan-keinginan sah kami. Jika mereka bersedia berbicara dengan kami sekarang, kami akan menghentikan rencana kami itu."
Seorang eksekutif dari promotor balapan JP Sports menganggap klaim para petani tersebut sebagai lelucon dan takkan menggubrisnya.
"Kami sudah menghabiskan 400 juta dolar AS untuk balapan. Kalau perlu, kami akan menghabiskan beberapa juta dolar lagi untuk menjamin keamanan. Kami akan melakukan apa saja yang diperlukan untuk mencapai event yang indah," tukas dia kepada Bangkok Post.
GP India akan digelar pada 30 Oktober.
(a2s/rin)











































