Dari 16 seri yang sudah dilakukan, Ferrari baru menang sekali. Kemenangan itu dipersembahkan oleh Fernando Alonso di GP Inggris pada bulan Juli lalu.
Setelahnya, 'Kuda Jingkrak" paling banter nangkring di posisi runner-up yang kembali dicetak oleh Alonso sebanyak dua kali di Jerman dan Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil itu diakui Domenicali bahwa mobil Ferrari kurang dapat bersaing dengan para rivalnya. Akan tetapi, diyakininya Ferrari akan mampu meraih satu kemenangan dari tiga seri terakhir.
"Kami punya mobil ketiga terbaik dari potensinya dan kami finis kelima dan keenam di balapan (Korea)," ucap Domenicali dikutip ESPN.
"Kecepatan kami jelas jauh lebih baik dari sesi kualifikasi dan itu artinya kami akan berakhir nyaris memperjuangkan sebuah tempat di podium, tapi jika salah satu pembalap tidak memulai dari dua posisi terdepan itu jadi sulit untuk mencapai target di posisi atas."
"Sekarang kami harus berupaya dan membawa musim kami sedekat dengan jalan yang terbaik, karena kami sangat yakin kami seharusnya bisa memenangi satu seri lagi. Itu memang akan sangat sulit, melihat pekerjaan tim rival tapi kami jelas akan mencoba," tandas dia.
(rin/mrp)











































