Sejak ditunjuk menggelar seri ke-17 musim ini, keraguan tak pernah lepas dari otoritas balapan di India sana mengingat mereka baru pertama kali menggelar ini dan ditakutkan tak punya cukup kapabilitas untuk itu. Ini semua berkaitan dengan kurangnya tenaga kerja dan dana pembangunan sirkuit
Memang benar adanya begitu ketika pertengahan tahun ini suara kekhawatiran itu muncul terkait belum rampungya Buddh International Circuit. Hal itu pun nyatanya disuarakan oleh Ecclestone yang mempunyai ide menyelenggarakan balapan di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai pada akhirnya keraguan itu sirna ketika sirkuit sepanjang 5,14 KM itu selesai dibuat dan balapan pada Minggu (30/10) besok bisa digelar. Pujian pun dilayangkan Ecclestone kepada para desainer sirkuti dan khususnya India sebagai tuan rumah.
"Namun apa yang telah mereka lakukan dalam beberapa waktu terakhir - dan aku telah dikirimkan lagi beberapa gambar - sangatlah luar biasa. Orang-orang di sana sangat ingin menyelesaikannya dengan baik dan mereka sangat bergairah akan olahraga mereka," girang Ecclestone.
Kini setelah sirkuit itu selesai dan GP India bisa dihelat, Ecclestone memprediksi balapan di sana akan berjalan dengan seru. Selain karena itu adalah arena baru, sudah dipastikannya gelar juara dunia pembalap dan konstruktor, membuat seluruh kontestan akan tampil nothing to lose dan membuat persaingan lebih menarik.
"Saya tak sabar menantikan balapan hari Minggu besok. Dan saya pikir di sini, dan di Abu Dhabis erta Brasil, balapan akan berjalan lebih seru dari yang sudah-sudah. Para pembalap akan mengincar finis di posisi dua, tiga atau empat karena klasemen musim ini."
"Mereka juga akan berhati-hati untuk tidak mengalami insiden di trek. Namun saat ini mereka tidak peduli. Kini para pembalap akan membalap untuk menang," tuntasnya.
Foto: Salah satu bagian Buddh International Circuit saat dilakukan tes arena (Getty Images/Daniel Berehulak)
(mrp/rin)











































