Vettel menjadi pembalap termuda di F1 yang berhasil menyabet gelar juara dunia dua kali beruntun. Selain itu, driver Red Bull itu juga mengukir rekor jumlah pole dalam semusim, dengan torehan 15 pole.
Dari total 19 seri musim 2011, 11 di antaranya juga berhasil dimenangi Vettel, menunjukkan betapa ia sangat dominan dan juga nyaris tanpa cela di musim tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir yang bisa saya katakan, Seb adalah pemuda yang sangat cerdas dan bertekad, penuh rasa ingin tahu dan berusaha memahami seluk-beluk mobilnya dan penampilannya sendiri, dan jika ia bikin kesalahan, yang merupakan hal manusiawi, ia akan belajar dari kesalahan itu," tegas Pimpinan Urusan Teknis Tim Red Bull Adrian Newey, kepada Autosport.
"Jadi ia akan menganalisa dengan cermat segala sesuatu yang sudah ia lakukan di tahun 2011 dan berusaha membenahinya," lanjut Newey.
Salah satu kesalahan yang dilakukan Vettel pada musim lalu terjadi di GP Kanada. Mendominasi sepanjang balapan, ia saat itu kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata karena dilewati Jenson Button dari McLaren di lap terakhir.
(krs/mfi)











































