'Schumi Masih Bisa Dikalahkan'

'Schumi Masih Bisa Dikalahkan'

- Sport
Selasa, 27 Jul 2004 01:31 WIB
Jakarta - Pembalap Ferrari Michael Schumacher sangat dominan tahun ini. Dari dua belas seri balapan yang telah digelar, Schumi berhasil memenangkan sebelas diantaranya. Pekan lalu, pria asal Jerman ini mengukuhkan gelar kesebelas di kampung halamannya, Hockenheim. Prestasi yang dicapainya hingga saat ini menyamai prestasi kemenangan sebelas seri yang ditorehkannya tahun 2002. Namun, bukan tak mungkin Schumi melampaui prestasinya dua tahun lalu, mengingat balapan masih menyisakan enam seri lagi.Meski dominasinya tak terbantahkan, Schumi masih berpikir kalau ia masih bisa dikalahkan. Ketika ditanya kemungkinannya memenangkan enam seri sisa, hingga menorehkan rekor 17 kemenangan dari 18 seri balapan, Schumi berujar: "Saya pikir itu sangat mustahil." Menjelang GP Hungaria pekan depan, para pesaing Schumi secara implisit mengakui pernyataan pria beranak dua itu. Beberapa pembalap dari tim rival menyatakan telah siap untuk menantang Schumi di Budapest. "Akan ada beberapa masa dimana kami bisa mengalahkan mereka (Ferrari)," ungkap pembalap McLaren David Coulthard seperti dikutip Guardian, Selasa (27/7/2004). "Kalau kami berhasil mendapatkan posisi trek (start) yang bagus di Budapest, maka kami akan mampu mengalahkan mereka," lanjut pembalap asal Skotlandia itu. Pembalap BAR-Honda Jenson Button tak kalah mengungkapkan optimismenya. "Saya tahu kami baru mendapatkan beberapa perlengkapan yang mungkin bisa membantu kami memenangkan balapan...Kami harus yakin kalau kami akan memiliki balapan yang bagus di Hungaria." "Saya pikir Hungaria akan sangat cocok dengan mobil kami, Spa (Sirkuit di Belgia-red) juga demikian, dan jika memungkinakan kami akan melakukan segala cara untuk meraih podium atau bahkan kemenangan," timpal pembalap Renault Fernando Alonso. Khusus buat Renault, mereka merupakan satu-satunya tim yang pembalapnya mampu menjegal Schumi dalam 12 seri balapan yang sudah berlangsung. Namun pembalap yang mampu mengalahkan Schumi di GP Monaco bukan Alonso, melainkan Jarno Trulli. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads