Minardi Kehilangan Sponsor

Minardi Kehilangan Sponsor

- Sport
Kamis, 29 Jul 2004 03:10 WIB
Jakarta - Tim Minardi tengah dirundung masalah. Pasalnya mereka dan sponsor utama, yaitu perusahaan asal Belanda Wilux, bersepakat untuk menghentikan kerjasama. Menurut sebuah pernyataan tim yang dilansir f1.racing-live.com, Kamis (29/7/2004), Minardi dan Wilux menghentikan kesepakatan yang telah mereka mulai sejak 18 Februari 2004 itu karena adanya perbedaan-perbedaan yang tak bisa diselesaikan. Masih menurut pernyataan itu, perbedaan-perbedaan yang terjadi diantaranya adalah mengenai langkah Minardi yang tak memasang logo Wilux kala berlangsung GP Inggris dua pekan lalu, dan penghentian pembayaran yang dilakukan secara sepihak oleh Wilux. Tim asal Italia itu memang tak memasang logo sponsor Wilux di bodi mobil yang dikemudikan oleh Gianmaria Bruni dan Zsolt Baumgartner saat balapan di Silverstone dengan alasan untuk menghormati mantan direktur olahraga John Walton, yang meninggal karena serangan jantung beberapa jam sebelum lomba. Namun tampaknya Minardi gagal mengkomunikasikan langkah mereka (untuk tak memasang logo sponsor) kepada Wilux, hingga perusahaan yang bergerak di bidang perlengkapan mandi itu salah paham dan menganggap Minardi tak menghargai mereka. Dilain pihak, Minardi justru mempertanyakan soal penghentian pembayaran secara sepihak yang dilakukan oleh Wilux sejak beberapa bulan terakhir. Meski mengaku kecewa dengan penghentian kerjasama dengan Wilux, bos Minardi Paul Stoddart menjamin tim yang berbasis di Faenza itu takkan mengalami kesulitan finansial karena masalah ini. "Yang terjadi bukan kerusakan permanen, hanya sebuah ketidaknyamanan. Ini takkan membuat keuangan tim dalam tekanan," ungkap Stoddart seperti dikutip Reuters. Tim yang memulai debutnya di formula 1 tahun 1985 itu merupakan salah satu yang berbujet paling kecil musim 2004 ini. Minardi kini juga masih berada di urutan buncit klasemen konstruktor setelah hanya menuai satu angka, yang dihasilkan Baumgarter kala finish di urutan kedelapan GP Amerika Serikat lalu. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads