Musim lalu McLaren gagal meredam laju Red Bull yang tampil sangat dominan dalam mengantarkan Sebastian Vettel menjadi juara dunia untuk kali kedua secara beruntun. Selama dua musim beruntun itu pula Red Bull menjadi juara konstruktor.
Di akhir musim, Jenson Button dan Lewis Hamilton masing-masing menempati posisi dua dan lima klasemen, dengan lima kemenangan di antaranya. Raihan poin Button terpaut 122 angka dari Vettel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai tirai penutup MP4-27 disingkap oleh Button dan Hamilton, dari luar mobil itu memang mirip dengan MP4-26 yang dipergunakan McLaren musim lalu. Tetapi di balik penampilan luarnya, mobil itu disebut sangatlah berbeda.
"Kami sudah memiliki target yang berat dan ambisius untuk kami sendiri dan kami bertekad untuk mencapainya sedari balapan pertama dan memiliki mobil yang bisa memenangi kejuaraan dunia," tegas Direktur Teknik McLaren Tim Goss di Autosport.
"Mobil ini dikerjakan ulang (dari musim lalu) mulai dari hidung depan sampai bagian belakang, dan hanya ada sedikit yang dipertahankan. Sistem pengisian bahan bakarnya sedikit mirip, tapi nyaris semuanya di mobil ini sudah berbeda," simpul Goss.
(krs/mfi)











































