McLaren menunjukkan dominasinya di GP Australia dengan menempatkan Button sebagai juara dan Lewis Hamilton di podium ketiga. Kendati menyebut bahwa Red Bull bakal mencoba bangkit di Malaysia, Button tetap optimistis kala menyangkut timnya.
Dalam konferensi pers jelang free practice pertama yang akan berlangsung Jumat (23/3/2012) pagi WIB, Button mengaku sangat menyenangi karakter Sepang. Ia pernah menjadi juara di sirkuit tersebut pada 2009, ketika masih membela Brawn GP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sirkuit ini selalu menyulitkan ban mobil. Tapi, kami punya pilihan pada ban medium dan keras, dan sirkuit ini cocok untuk ban keras, jadi tidak akan menjadi masalah," lanjutnya.
Kalau pun ada yang dikhawatirkan Button, maka itu adalah faktor cuaca. Ia menyebut sungguh sulit untuk menebak cuaca di Sepang.
"Saya pikir, suhu udara dan kelembaban akan menjadi halangan terbesar. Dan ini adalah salah satu tempat di mana Anda tak tahu cuaca seperti apa yang akan datang."
"Ketika saya terakhir menang di sini, balapannya berlangsung pendek karena ada red flag. Biasanya di sini tidak hujan. Namun, jika akhirnya hujan, kami berharap balapan tetap bisa dilangsungkan karena ini adalah sirkuit yang hebat," tukasnya.
Pada balapan 2009, balapan hanya berlangsung selama 31 lap. Red flag kemudian dikibarkan setelah hujan deras datang mengguyur.
(roz/mfi)
