BAR-Honda Ultimatum Button
Sabtu, 07 Agu 2004 18:56 WIB
Jakarta - Upaya BAR-Honda untuk mempertahankan pembalapnya Jenson Button terus berlangsung. Mereka mengultimatum manajemen Button agar mengatur pertemuan pada hari Senin (9/8) guna membicarakan nasib kontraknya di BAR. "Dia (Button) punya kewajiban untuk menjelaskan kepada orang-orang yang telah bekerja dengannya selama dua tahun belakangan dan menjelaskan kepada mereka apa yang sebenarnya terjadi," aku bos BAR David Richards seperti dikutip planet-f1, Sabtu (7/8/2004). Richards sebelumnya ngotot menyatakan kalau pihaknya memiliki opsi yang jelas untuk mempertahankan pembalap yang tengah naik daun itu. Menurut klaim BAR, opsi yang dimiliki Button telah disepakati dalam pertemuan dewan manajemen BAR yang berlangsung tanggal 20 Juli. Masih menurut BAR, Button dan manajemennya telah mengetahui informasi ini bahkan sebelum periode untuk mengubah opsi berakhir tanggal 31 Juli. Pemberitahuan soal opsi ini juga telah diajukan BAR kepada Dewan Pengakuan Kontrak F1 (F1's Contract Recognition Board) yang bermarkas di Swiss. Atas alasan ini, Richards pun merasa berhak untuk menggugat komitmen pembalap berusia 24 tahun itu. "Kami sangat percaya diri dengan kekuatan kontrak yang mengikat Jenson kepada kami. Dia memiliki opsi untuk tinggal di BAR hingga 2005," ucap Richards. Demi mendapatkan penjelasan dari mulut Button secara langsung, BAR pun mengultimatum manajemen pembalap yang telah bersama BAR sejak tahun 2001 itu untuk mengatur pertemuan dengan pihak mereka. "Kami telah mencoba untuk berbicara dengan Jenson selama berhari-hari. Jika hari Senin mendatang kami tak bertemu dengannya untuk menyelesaikan masalah ini, proses untuk menuntut hak akan kami lakukan tanpa pemberitahuan kepada pihak Jenson sebelumnya," imbuh Richards. (mel/)











































