Ijin Balap Button Bisa Dicabut
Senin, 09 Agu 2004 18:21 WIB
Jakarta - Keinginan pembalap Formula 1 Jenson Button untuk mengakhiri kontraknya dengan tim BAR Honda tenyata memiliki resiko. Pembalap asal Inggris itu terancam kehilangan ijin membalap.Ketua Manajemen Formula 1 Bernie Ecclestone, mengatakan bahwa ijin balap Button bisa dicabut jika melanggar kontraknya dengan BAR. Artinya jika hal itu terjadi, maka Button sama sekali tidak bisa tampil di lintasan Formula 1.Sebelumnya bos tim BMW Williams, Sir Frank Williams menyatakan bahwa Button pasti akan pindah ke Williams musim depan, dan menjamin bahwa hal tersebut adalah sah. Namun Ecclestone berpendapat seharusnya Button lebih memiliki "tanggung jawab moral" dengan kontrak yang ditandatanganinya bersama BAR."Sayangnya agen dan uang yang banyak, berniat untuk mencampakkan moral. Tetapi kami tidak seperti sepakbola. Saya ingin pembalap-pembalap kami tetap dengan kontrak mereka," ujar Ecclestone pada surat kabar Sunday's Daily Star, seperti dikutip Yahoo, Senin (9/8/2004).Pernyataan Eccleston ini sedikit menyinggung kasus skandal seks di tubuh Federasi Sepakbola Inggris (FA), yang mengangkat kasus skandal seks pelatih Inggris Sven Goran Eriksson sebagai alasan untuk memecatnya dari kursi pelatih. Tahun 2000 lalu Button resmi bergabung dengan BMW Williams. Namun sejak kedatangan Juan Pablo Montoya tahun 2001, Button dipinjamkan ke BAR Honda. Tetapi Williams meyakinkan bahwa dalam kontraknya, Button masih memiliki hak untuk kembali ke BMW Williams. (lom/)











































