BAR Klaim Kemenangan atas Button

BAR Klaim Kemenangan atas Button

- Sport
Rabu, 11 Agu 2004 05:01 WIB
Jakarta - Kekisruhan antara BAR Honda dengan Jenson Button tentang masalah kontrak masih berlanjut. Kini giliran BAR yang mengklaim kontraknya dengan Button telah sah di mata organisasi F1.Dalam pernyataannya seperti dilansir BBC, BAR telah menerima pemberitahuan dari Dewan Pengakuan Kontrak (F1's Contract Recognition Board) bahwa kontrak tim itu dengan Button adalah satu-satunya kontrak yang mendapatkan keabsahan. Dengan demikian, tanpa ada persetujuan dari BAR, Button diperkirakan tidak akan bisa melanjutkan kepindahannya ke tim BMW Williams. Pasalnya, dalam peraturan Formula 1, seorang pembalap bisa mengendarai mobil F1 jika ia mempunyai Super SIM.Sedangkan untuk mendapatkan surat ijin mengemudi itu kontrak sang pembalap haruslah terdaftar dan dinyatakan sah oleh CBR. "Berdasarkan prosedur CBR itu sudah dapat dipastikan masalah kontrak Button ini sudah mencapai tahap akhir dan tidak bisa diganggu," tandas BAR.Mendengar hal tersebut, kubu Williams tidak mau kalah. Mereka mengungkapkan kalau aturan CBR sebenarnya tidak berlaku untuk semua kasus. Ini dikarenakan seorang pembalap F1 mempunyai opsi untuk menentukan kontraknya dengan ditindaklanjuti oleh hukum yang berlaku agar bisa melegalisasikannya."Button sendiri yang berniat untuk bergabung dengan William pada 2005. Dan posisi kontraknya mengijinkan ia berbuat hal itu," jelas pihak Williams.Tidak hanya hal itu yang membuat Williams yakin Button bisa pindah. Ternyata pada Oktober 2002, Williams mengaku telah mendaftarkan kontraknya dengan Button kepada CRB. Oleh karena itu, agar tidak menambah keruwetan dalam masalah ini pihak Williams meminta media massa untuk menunggu hasil akhir. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads