Saat Pirelli tiba di F1 musim lalu, pabrikan tersebut secara spesifik diminta menyediakan ban-ban yang lebih cepat aus ketimbang sebelumnya, demi menciptakan balapan yang lebih seru. Itu sukses dijalankan Pirelli sehinga menuai pujian musim lalu.
Akan tetapi, Schumi kini risau kalau balapan terkini justru lebih bergantung kepada manajemen ban alih-alih adu kecepatan. Pasalnya, ia mengaku tidak bisa melaju sekencangnya di Bahrain karena perkara ban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menilai kalau ban yang ada saat ini hanya cocok untuk sejumlah tim, kendati empat seri balapan musim ini sudah menghadirkan empat pemenang berbeda, dari empat mobil yang juga tidak sama.
"Jika ada 80 atau 90% keluhan, mungkin Pirelli akan memikirkannya. Aku pikir tidaklah benar hanya ada satu atau dua tim yang bisa mendayagunakan ban ini dan lainnya kesulitan," keluh Schumi.
Tak butuh waktu lama untuk keluhan pebalap Mercedes GP tersebut direspon Pirelli. Paul Hembery selaku direktur motorsport Pirelli menyesalkan kenapa Schumi baru mengeluhkan hal itu sekarang, alih-alih di periode tiga pekan sesi tes pramusim lalu.
"Saya kecewa mendengar komentar-komentar itu dari seseorang dengan pengalaman seperti Michael," tukasnya kepada Autosport.
"Yang lainnya baik-baik saja dan tidak bermasalah dengan bannya. Komentarnya saat tes musim dingin lalu adalah ia sangat puas dengan bannya dan sekarang sepertinya ia sudah mengubah opininya," lugas Hembery.
(krs/krs)











































