Pas Betul Schumi Pilih Spa

Jelang GP Belgia

Pas Betul Schumi Pilih Spa

- Sport
Kamis, 26 Agu 2004 09:57 WIB
Jakarta - Idealnya bagi Michael Schumacher, gelar juara dunia ketujuhnya dipastikan di Spa. Ini tentu kebetulan yang luar biasa karena di sirkuit ini ia pertama kali naik podium teratas di arena F1.Semua kebesaran Schumi memang bermula di sirkuit bernama lengkap Spa-Francorchamps ini. Empatbelas tahun lalu, ketika namanya belum terlalu mentereng, di tempat tersebut pria Jerman itu untuk pertama kalinya memenangi seri Grand Prix F1.Sejak itu karirnya melejit bak jet darat itu sendiri. Sampai sekarang Schumi telah merengkuh enam titel juara berkat 82 kemenangannya termasuk 12 di musim ini. Jika dirata-ratakan, pengemudi Ferrari itu setiap tahun minimal menjadi juara di lima seri.Akhir pekan ini, tepatnya hari Minggu (29/8/2004), Schumi berkesempatan menorehkan sesuatu yang entah kapan bisa dilakukan lagi oleh pembalap lain. Di sirkuit bersejarahnya itu ia dapat mengukir rekor yang belum pernah dicetak siapapun dalam sejarah Formula 1: juara untuk ketujuh kalinya.Sejauh ini hanya rekan setimnya Rubens Barrichello yang bisa menunda kesukesan Schumi tersebut. Harap dicatat, hanya menunda, bukan menggagalkan, karena di atas kertas hampir mustahil Schumi kehilangan gelar yang sudah berada di depan mata.Kalaupun Barrichello selalu tampil sebagai juara di lima seri tersisa, maka koleksi poin pembalap Brasil itu adalah 132. Schumi sekarang saja sudah mengantongi 120 poin. Artinya, kalau mau β€œsantai” Schumi hanya perlu finish di urutan enam atau tujuh saja di Belgia, Italia, Cina, Jepang, dan Brasil.Tapi, ngapain menunggu lama-lama? Bukankah Spa adalah sirkuit favoritnya? Jadi, kenapa tidak sekalian saja menciptakan kenangan indah lain di daerah pegunungan Anden tersebut?β€œGP Belgia adalah salah satu seri balapan yang sangat aku nikmati… Aku juga menyukai Spa karena dekat dengan tempat kelahiranku, Kerpen. Aku selalu berkelakar dengan menyebut Spa sebagai sirkuit β€˜kandangku’…. Jujur saja, Spa adalah sirkuit favoritku,” ungkapnya. Nah, apa lagi?Bagaimana cara Schumi memastikan titel juara 2004 di Belgia? Cukup mudah. Ia hanya perlu menyentuh garis finish paling dulu pada balapan nanti. Kalau tidak bisa, ia mutlak harus merebut dua poin di atas Barrichello. Misalnya, jika finish di urutan keenam, maka Barrichello tidak boleh finish lebih baik daripada di posisi kedelapan.Opsi yang kedua akan menyebabkan Schumi meraih 122 poin. Kalau Barrichello menang di empat seri terakhir dan Schumi tidak menambah angka lagi, Barrichello akan mengumpulkan maksimal 122 poin juga. Schumi tetap dinyatakan sebagai juara karena lebih sering menang dalam satu musim. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads