Persaingan menjadi juara dunia F1 tambah seru menyusul hasil GP Jepang, akhir pekan kemarin. Dengan Alonso gagal dapat poin sementara Vettel naik podium teratas, selisih kedua pembalap saat ini empat poin dengan lima seri tersisa di musim ini.
Dua kemenangan beruntun yang didapat Vettel dianggap sebagai kebangkitan kembali Red Bull, setelah performanya musim ini naik-turun. Ditambah serangkaian nasib sial Alonso, Red Bull pun mulai dijagokan untuk kembali jadi juara dunia bersama Vettel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir Fernando pebalap yang sangat cerdas lawan yang hebat, dan sepanjang musim F1 keberuntungan akan menyeimbangkan semuanya. Seb (vettel) sudah dua kali tidak finis karena masalah reliabilitas," sahut Horner di Autosport.
"Semua akan kembali pada kedua tim dan kedua pebalap di atas lintasan, serta performa relatif dari mobil di lima balapan tersisa," lanjut Horner.
Keunggulan Alonso di puncak klasemen banyak terpangkas setelah pada empat balapan terakhir dia gagal finis di Spa dan Suzuka. Saat jagoan Ferrari itu dabat nasib buruk, Vettel malah bangkit dengan dua kali jadi juara serta sekali runner up di empat race terakhir.
(din/roz)











































