Pada balapan Minggu (4/11), Vettel terpaksa start dari pit usai didiskualifikasi dari sesi kualifikasi akibat bahan bakar pada mobil RB8-nya tidak memenuhi syarat minimal 1 liter untuk uji sampe. Setelah sesi, diketahui bahan bakar di mobilnya tinggal 800 ml.
Namun demikian, hal itu nyatanya tidak signifikan buat si juara bertahan. Vettel mampu menyalip lawan-lawannya satu per satu dan naik ke podium ketiga di sirkuit Yas Marina. Ia juga diuntungkan dengan kehadiran dua safety cars.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir setiap orang harus mengharapkan banyak safety car disini, tapi kami cukup membantu dia dan dia melakukan sebuah pekerjaan yang hebat untuk melaju. Saya pikir dia beruntung di pekan ini apapun yang terjadi."
Sedangkan dari kubu Ferrari, diskualifikasi Vettel bisa menjadi keberuntungan maupun ketidak beruntungan.
"Dia melalui balapan dengan bagus dan dia ngotot seperti biasa. Dia punya momen-momen di mana dia beruntung atau tidak beruntung, tergantung dari sisi mana Anda melihat. Ini bagian dari olahraga ini," ucap team principal Stefano Domenicalli.
"Dia punya momen-momen saat ada safety car yang datang di waktu yang tepat. Ini sesuatu yang tidak bisa Anda kontrol. Dia bisa finis ketiga usai start dari posisi terakhir, jadi ini balapan sempurna untuk dia."
Vettel kini masih di pucuk klasemen dengan perolehan 255 poin, terpaut 10 poin dari rival terdekatnya Fernando Alonso sedangkan kompetii tinggal menyisakan seri Amerika Serikat (18/11) dan Brasil (25/11).
(rin/mfi)











































