Hamilton memulai petualangan baru di dunia F1 setelah bergabung dengan Mercedes usai menjalani enam musim bersama McLaren, tim yang menjadi "rumahnya" sejak usia 13 tahun.
Di tim barunya Hamilton, yang kini berusia 28 tahun, niscaya akan menikmati kebebasan lebih besar di tim barunya itu mengingat reputasinya sebagai salah satu pebalap juara dunia--2008--di lintasan 'Jet Darat' saat ini. Terlebih di Mercedes Hamilton akan dipasangkan dengan Nico Rosberg yang capaian terbaiknya sejauh ini "cuma" posisi tujuh di klasemen akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan situasi dan kondisi itulah kini Stewart, juara dunia tiga kali, memberikan nasihat dan mengingatkan agar Hamilton tidak hanyut dalam perasaan berbangga diri atau aktivitas di luar lintasan, sehingga lupa dengan tugasnya sebagai pebalap.
"Sejujurnya jika saya menjadi Lewis, saya takkan meninggalkan McLaren. Tapi sebagai seseorang yang sudah berusia 28 tahun, ia mestinya tahu apa yang ia lakukan," kata Stewart di Scotsman.
"Ia cuma harus berhati-hati agar tidak terbawa hanyut dengan perasaan berbangga diri, status selebritasnya, atau jadwalnya di luar kokpit."
"Ini bisa cukup meracuni. Yang Lewis harus lakukan adalah mengemudi dengan konsisten, jangan pedulikan masalah-masalah mekanik, dan ia tidak boleh kehilangan fokus," sarannya.
(krs/mfi)











































