Tak banyak perubahan regulasi teknis yang terjadi di F1 musim 2013 dibandingkan dengan musim 2012 lalu. Musim ini sendiri akan menjadi tahun terakhir penggunaan konfigurasi mesin V8 2,4 liter--mesin V6 1,6 liter akan dipergunakan mulai musim 2014 yang mana akan diikuti dengan sederet perubahan regulasi.
Hal itu sendiri membuat ke-11 tim yang akan beraksi secara umum tidak melakukan banyak perubahan besar kepada mobilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengingat ban baru Pirelli kini juga lebih berat maka berat minimal pun naik dari 640 kg menjadi 642 kg. Bagian sayap depan sekarang juga harus lebih tangguh dan bagian hidung depan mobil juga dapat ditambah ketinggiannya dengan panel khusus, mempercantik bagian hidung mobil dibandingkan 2012.
Dengan tidak banyaknya perubahan regulasi, sejumlah tim memilih untuk mendasarkan mobilnya kepada mobil tahun lalu alih-alih merancangnya dari nol. McLaren, dengan MP4-28, setidaknya memilih berbeda.
Menurut Jenson Button, salah satu pebalap McLaren yang di musim 2013 akan mendapat rekan baru, Sergio Perez, sebelum ini menyebut bahwa itu dilakukan karena mereka tidak ingin "terbatas" dalam melakukan pengembangan.
Konsekuensinya, kata Button, McLaren mungkin takkan bisa langsung tancap gas sedari seri pertama balapan di GP Australia tanggal 17 Maret depan. Sejauh ini, mereka pun dikatakan masih berusaha memahami MP4-28 guna menggali kemampuan maksimalnya.
Diharapkan dapat mengangkat performa McLaren yang musim lalu finis di klasemen ketiga konstruktor, untuk Button pribadi MP4-28 tentu juga ia harap bisa membawanya menang lebih sering dan mungkin meraih gelar juara dunia kedua untuknya. Button sendiri adalah pemenang di seri pembuka musim lalu.
Untuk Perez, yang masuk menggantikan juara dunia Lewis Hamilton di McLaren, musim ini juga bakal menjadi momen buatnya membuktikan potensi setelah selama dua musim terakhir berkutat di Sauber dan musim lalu mampu naik podium tiga kali.
Sementara itu Hamilton yang sudah meninggalkan McLaren akan berupaya unjuk gigi lagi ketika menjalani petualangan baru dengan tim Mercedes yang kini ia bela. Hamilton, juara dunia 2008, akan melakukannya di balik kemudi F1 W04 yang juga akan dilajukan rekan setimnya, Nico Rosberg.
Dengan keberadaan Hamilton, Mercedes kian diwaspadai, kendati pebalap Inggris itu sendiri sempat merendah dengan menyatakan bahwa para rival terlalu menilai tinggi Mercedes. Musim lalu Mercedes sendiri finis di posisi lima klasemen konstruktor.
Fokus terbesar musim 2013 akan diarahkan ke Red Bull yang diperkuat oleh Sebastian Vettel, sebuah kombinasi yang telah melahirkan tiga pasang gelar juara dunia pebalap dan konstruktor selama tiga musim terakhir.
Dengan RB9 tak mengalami banyak perubahan, Vettel diprediksi bisa langsung melaju kencang. Tetapi, terkait dengan tak banyaknya perubahan musim ini, Vettel juga meyakini bahwa persaingan di awal musim 2013 bisa sama ketatnya dengan musim lalu, saat hadir tujuh pemenang berbeda di tujuh seri pertama, meskipun di paruh kedua segelintir favorit mulai terlihat.
Webber, yang selama ini lebih banyak berada di bawah bayang-bayang Vettel, boleh jadi juga mengemban misi untuk sebisa mungkin unjuk gigi mengingat performa buruk bisa membuat pebalap 36 tahun itu langsung terdepak dari tim.
Musim 2013 juga akan menjadi ajang buat juara dunia 2005 dan 2006 Fernando Alonso untuk kembali berburu gelar setelah musim lalu harus mengakui keunggulan Vettel. Alonso akan berusaha melakukannya dengan 'Jet Darat' andalan Ferrari, F138, yang juga akan dikemudikan Felipe Massa, pebalap Ferrari lain yang bakal berusaha membuktikan dirinya belumlah "habis".
Musim lalu, di bawah komando Alonso, Ferrari menjadi salah satu tim yang dapat bersaing sampai akhir dengan Red Bull. Ferrari akhirnya finis di posisi dua klasemen konstruktor, kendati sempat menjalani masalah di pramusim. Untuk musim ini, F138 setidaknya sudah membuat Alonso langsung percaya diri.
Persaingan memperebutkan gelar juara musim depan juga sangat mungkin kembali diramaikan sosok juara dunia tahun 2007, Kimi Raikkonen. Kembali membalap sejak absen di akhir musim 2009, musim lalu Raikkonen langsung menggebrak bukan cuma lewat sejumlah kelakuan menggelitiknya tetapi juga hasil-hasil positifnya di lintasan
Musim lalu Raikkonen finis di posisi tiga klasemen pebalap, sedangkan Lotus di posisi lima klasemen konstruktor. Kini dengan bersenjatakan E21, Raikkonen dan rekan setimnya, Romain Grosjean, terlihat amat siap menajamkan hasil.
Gambaran bakal ketatnya musim 2013 sedikit banyak sudah tercermin dalam tes pramusim di Jerez dan Barcelona sejak awal Februari, yang total menghabiskan 12 hari, ketika sejumlah pebalap dari tim-tim top seperti "gantian" mencatat waktu tercepat--kendati juga ada kemungkinan mereka masih menyembunyikan kekuatan.
Pun demikian, selain lima tim top tersebut, tim-tim lain bukannya bisa dikesampingkan begitu saja. Force India sejauh ini sempat memperlihatkan potensinya, Williams dan Toro Rosso pun beberapa kali terlihat menonjol.
Sauber, yang seperti McLaren juga memilih untuk tidak melakukan pengembangan berbasis mobil musim lalu, pun harus dapat perhatian khusus. Sedangkan Caterham dan Marussia akan kembali berusaha meraih poin pertamanya di F1.
Jadi, gentleman, start your engine; F1 2013 is here!
(krs/a2s)











































