Schumi Tak Ingin Kualifikasi dan Balapan Digabung
Senin, 11 Okt 2004 16:07 WIB
Jakarta - Tertekan, itulah yang dirasakan Michael Schumacher saat harus melakukan kualfikasi dan balapan dalam satu hari di GP Jepang. Untunglah hasilnya ia menjadi pembalap F1 pertama yang memenangkan tantangan seperti itu.GP Jepang pada Minggu kemarin (10/10) menjadi pengalaman tak terlupakan bagi si juara dunia tujuh kali ini. Akibat topan Ma On yang melanda Jepang, kualifikasi pada Sabtu (9/10) ditunda dan diputuskan usai perebutan start dilakukan pada Minggu (10/10) kemudiang langsung dilaksanakannya balapan. Menurut Schumi, usai pole position dengan jeda waktu 4 jam langsung disusul dengan balapan dalam satu hari sebuah GP adalah hal yang melelahkan. Oleh karena itu, kejadian kualifikasi dan balapan digabung di Sirkuit Suzuka lalu merupakan momen yang berkesan bagi Schumi. Namun ia tak ingin dan enggan jika sistem seperti itu menjadi sistem yang ditetapkan dalam sebuah Grand Prix. "Sudah pasti lebih menarik, tapi saya lebih suka sistem lama dengan format dua hari (kualfikasi dan balapan), seperti ini membuat stres bagi mekanik dan insinyur," ujar Schumi seperti dilansir F1Racing, Senin (11/10/2004).Schumi boleh berkata kurang sreg dengan hal itu, tetapi Direktur Teknik Ferrari Ross Brawn mengaku menikmati tantangan itu. "Dari sudut pandang lain ini sangat menyenangkan karena berbeda. Tidak ada tekanan untuk kami dan kami memang mengharapkan ada yang seperti ini," tutur Brawn.Schumi dan Brawn bisa punya opininya masing-masing. Namun yang tahu betul, pastilah kru pit yang dikejar waktu untuk mendukung performa sempurna sebuah tim. (erk/)











































