Perez ditarik McLaren untuk menggantikan Lewis Hamilton, pria Inggris yang menjadi juara dunia bersama mereka di tahun 2008 yang pindah ke Mercedes GP. Perez bukanlah nama besar tapi bakat membalapnya saat memperkuat Sauber Ferrari dan jadi lulusan terbaik dari akademi balap 'Kuda Jingkrak' adalah satu alasannya.
Tapi begitu musim dimulai dan berjalan tiga seri, Perez nyatanya belum mampu tampil memenuhi ekspetasi yang ada. Well, musim memang baru bergulir dan McLaren sendiri memang tengah bermasalah dengan yang namanya kecepatan dan bikin mobil mereka tak kompetitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perez tahu itu dan ia mengakui tidaklah mudah mengemban tugas sebagai pebalap di tim sekelas McLaren dan apalagi harus menggantikan Hamilton. Untuk itu ia siap memperbaiki performanya di 16 seri tersisa untuk bisa memberi kemenangan bagi McLaren.
"Saya jelas mengakui saat ini sedang mengalami tekanan. Di McLaren semua orang melihat performa Anda -- di setiap sesi latihan bebas, di setiap balapan," ungkap Perez di Reuters.
"Saya begitu terkejut melihat saya banyak dikritik usai mengalami akhir pekan yang buruk," sambungnya.
"Jika harus berkata jujur, saya sama sekali tidak terganggu. Saya di sini untuk melakukan tugas saya dan coba tampil sebaik mungkin akhir pekan ini serta di 16 seri selanjutnya," demikian dia.
(mrp/krs)











































