Seri Terbanyak Sepanjang Sejarah

Rencana Jadwal F1 Musim 2005

Seri Terbanyak Sepanjang Sejarah

- Sport
Rabu, 13 Okt 2004 23:23 WIB
Jakarta - Jadwal sementara Grand Prix Formula 1 musim 2005 sudah diumumkan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah balapan akan terdiri dari 19 seri.FIA (Federation International Automobile) serta WMSC (World Motor Sport Council) mengambil kebijaksanaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Sebanyak 19 seri akan digelar dalam satu musim, atau satu seri lebih banyak daripada musim ini. Meski demikian jadwal ini belum bersifat permanen. Sebelum keputusan final diambil pada 10 Desember mendatang, mungkin saja ada pengurangan lagi karena belakangan ini diisukan ada tiga sirkuit yang terancam dicoret.Sirkuit Silverstone (Inggris), Magny-Cours (Prancis) dan Imola (San Marino) yang sempat direncanakan akan dihapus musim ini, ternyata masih masuk dalam rencana kalendar 2005. Jika ditambah dengan GP Turki yang merupakan satu-satunya sirkuit baru musim depan, maka genaplah 19 sirkuit yang menjadi tuan rumah.GP Inggris tetap dijadawalkan berlangsung di pertengahan musim seperti tradisinya. Kemungkinan GP Inggris akan dibatalkan sangat kecil, karena yang mempromosikannya adalah pemilik hak promosi F1, Bernie Ecclestone. Hal yang sama juga terjadi untuk GP Prancis. Namun untuk San Morino, hingga saat ini rencana kontraknya masih belum jelas.Musim 2005 dijadwalkan akan dimulai dari GP Australia pada tanggal 6 Maret. Sementara seri terakhir akan dilaksanakan di GP Cina dengan jadwal yang akan ditentukan kemudian. Dua seri lain yang juga masih belum jelas tanggal pelaksanaannya yaitu GP Eropa dan GP Amerika.Rencana kalender F1 musim 2005:1. 6 Maret, Australia2. 20 Maret, Malaysia3. 3 April, Bahrain4. 17 April, Prancis (kontraknya sedang didiskusikan)5. 24 April, San Marino (membicarakan beberapa persyaratan)6. 8 May, Spanyol7. 22 May, Monaco8. Europe (jadwal menyusul)9. 12 June, Kanada10. Amerika Serikat (jadwal menyusul)11. 3 Juli, Inggris (kontraknya sedang didiskusikan)12. 17 Juli, Jerman13. 31 Juli, Hungaria14. 21 Agustus, Turki15. 4 September, Italia16. 11 September, Belgia17. 25 September, Brasil18. 9 Oktober, Jepang19. China (jadwal menyusul) (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads