20 Oktober, Penentuan Button
Senin, 18 Okt 2004 11:56 WIB
Jakarta - Pembalap BAR-Honda Jenson Button masih harus menunggu hingga Rabu (20/10/2004) sebelum mengetahui apakah akan membalap untuk Williams atau BAR musim depan. Saat itu Dewan Pengenalan Kontrak Olahraga (CRB) baru akan mengumumkan hasil hearing soal status kontrak Button. Menurut pengacara sang pembalap, CRB seharusnya telah menyelesaikan hearing yang digelar menyelesaikan persengketaan antara BAR dan Williams soal Button pada 16 Oktober lalu. Namun ternyata mereka menundanya, dan baru akan memberitahukan keputusannya kepada pembalap asal Inggris itu pada Rabu mendatang. Nasib Button terpaksa diserahkan kepada "pihak berwajib" formula satu setelah pria 24 tahun ini diperebutkan oleh BAR dan Williams, yang sama-sama mengklaim telah mengikatnya dengan kontrak yang valid. Button sebelumnya telah menyatakan kalau ia akan membalap dengan pabrikan asal Inggris itu tahun depan. Namun pihak BAR menyatakan kalau ia masih terikat kontrak dengan mereka hingga akhir tahun 2005. Sementara keputusan soal Button sangat menentukan komposisi pembalap yang akan membalap buat BAR dan Williams tahun depan. BAR baru memastikan Takuma Sato sebagai driver mereka tahun depan. Sedangkan pembalap penguji Anthony Davidson baru masuk bursa driver pilihan. Williams juga baru memiliki Ralf Schumacher sebagai driver. Namun jika gagal mendapatkan Button, mereka mutlak mencari pengganti Juan Pablo Montoya yang hengkang ke McLaren. Pembalap Brasil Antonio Pizzonia tampak menjadi kandidat paling kuat setelah tampil impresif saat menggantikan Ralf dalam beberapa balapan musim ini.Selain berpengaruh terhadap beberapa pembalap diatas, keputusan soal Button juga menentukan nasib David Coulthard. Kenapa? Ternyata pembalap yang sudah diputus kontraknya oleh McLaren tahun depan itu sama-sama diincar oleh BAR dan Williams. Demikian Eurosport, Senin (18/10/2004). (mel/)











































