Martin Whitmarsh jadi sasaran kritik menyusul buruknya performa McLaren Mercedes di musim ini. Kepada bosnya itu, Jenson Button melontarkan pembelaan.
Hingga seri ketujuh di Kanada dua pekan lalu, Jenson Button dan Sergio Perez belum sekalipun naik podium. Posisi terbaik Button adalah peringkat lima seri China sementara Perez finish keenam di Bahrain. Alhasil, Button saat ini hanya menempati urutan 10 klasemen kejuaraan dan Perez berada tiga tangga di bawahnya.
Hasil buruk kedua pebalapnya membuat McLaren hanya menempati nomor enam di klasemen konstruktor. Mereka baru mengumpulkan poin 37, berada di bawah Force India yang mengemas angka 51. Sementara Red Bull di puncak dengan nilai 201.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat mudah bagi setiap orang untuk menyalahkan seseorang yang menjabat pimpinan, entah dia sebenarnya benar atau salah," kata Button kepada Daily Mail dan dikutip Planet F1.
"Bagi saya, Martin sangat dihormati di tim, mulai dari orang-orang yang bekerja bersamanya, di bawahnya, atau orang-orang yang yang bekerja di garasi."
"Mereka menyukai sikapnya dan caranya bekerja dengan mereka. Ini benar-benar sangat berat baginya. Meskipun demikian ia berusaha untuk tetap tegar dan menjaga agar para pekerja percaya diri. Dia akan pergi ke pabrikan setelah balapan dan berkata,'kita mengacau." Lalu dia akan mengambil alih kesalahan. Martin adalah pemimpin yang baik," tambahnya.
(din/mfi)










































