GP Brasil untuk Siapa?
Kamis, 21 Okt 2004 15:41 WIB
Jakarta - Tampaknya GP Brasil di Interlagos akhir pekan ini akan menjadi momen emosional bagi banyak pembalap, terlebih bagi mereka yang kemungkinan akan mengucap 'selamat tinggal F1'.Dari beberapa calon mantan pembalap F1, David Coulthard punya reputasi paling bagus. Runner up musim 2001 itu hingga kini belum mempunyai tim baru, sedangkan kontraknya tidak diperpanjang McLaren.Pria Skotlandia berusia 35 tahun itu boleh bersikeras masih ingin tampil di arena F1, tapi tetap saja ia mesti menunggu sesuatu yang belum pasti. Bahwa ia diincar Williams tampaknya baru sebatas rumor.Selama berkiprah di dunia ini Coulthard sudah mengumpulkan 475 poin, 13 kemenangan, dan 60 podium. McLaren adalah tim yang sudah dibelanya selama sembilan musim, sementara dua tahun pertama di F1 ia habiskan bersama tim Williams. Di luar Coulthard, empat pembalap akan memberikan servis terakhir buat timnya saat ini sebelum hijrah ke tim lain. Mereka adalah Ralf Schumacher dan Juan Pablo Montoya (Williams), Giancarlo Fisichella (Sauber), dan Mark Webber (Jaguar).Ralf musim depan mulai mengendarai Toyota. Selama enam musim melayani Williams, adik kandung Michael Schumacher ini sudah tampil dalam 93 kali balapan. Kalau saja ia tidak mengalami cedera di Indianapolis bulan Juni lalu, sehingga tidak kehilangan enam seri berikutnya, maka ia bakal mematahkan rekor Nigel Mansell sebagai pembalap yang paling sering berlaga buat Williams, yakni 97 kali.Rekan Ralf di Williams, Montoya, juga akan meninggalkan tim tersebut untuk kemudian memulai karirnya bersama McLaren; Fisichella bakal mengucap arrivederci kepada Sauber sebelum berangkat ke Renault; Webber musim depan akan bergabung dengan tim keempatnya dalam empat tahun, Williams, setelah memperkuat Benetton, Minardi, dan Jaguar.Enam pembalap lain yang mungkin akan menghilang dari pentas F1 2005 adalah Christian Klien (Jaguar), Timo Glock (Jordan), Gianmaria Bruni (Minardi), Zsolt Baumgardner (Minardi), Ricardo Zonta (Toyota), dan Nick Heidfeld (Jordan). Sampai hari ini mereka tak punya kepastian apakah masih akan punya tim atau tidak.Dengan alasan "perpisahan" di atas kita berharap GP Brasil hari Minggu (24/10/2004) tengah malam nanti akan berlangsung menarik, bahwa mereka bakal mengeluarkan kemampuan terbaiknya sebelum meninggalkan musim 2004.Tekad tampil habis-habisan sudah barang tentu dimiliki pula oleh Rubens Barrichello selaku tuan rumah. Sang juara dunia, Michael Schumacher, juga takkan sudi berhenti memburu kemenangan. Di Interlagos ia adalah pembalap yang paling sering juara, sebanyak empat kali. Jika mampu naik podium, maka itu akan jadi finishpodiumnya yang ke-100 buat Ferrari. (a2s/)











































