Grosjean sempat mendapatkan rentetan hasil buruk selama empat seri berturut-turut sebelum akhirnya naik podium ketiga di seri terakhir di sirkuit Nurburgring, Jerman. Pada empat seri tersebut Grosjean gagal finis tiga kali, yakni di Spanyol, Monaco, dan Inggris, sementara di Kanada hanya mampu menempati urutan 13.
"Finis ketiga di Jerman sungguh luar biasa jadi tentu saja saya punya feeling positif menuju Hungaria," kata pebalap 27 tahun itu seperti dikutip Crash.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian diputuskan sebuah strategi untuk kami dan pada akhirnya kami tidak terlalu cepat untuk bersaing memenangi balapan. Tapi ada banyak hal positif yang bisa diambil dan kami sangat ingin mempertahankan momentum dari hasil bagus tersebut untuk menuju Budapest," imbuhnya.
Guna melanjutkan hasil bagus yang diraih, Grosjean pun sudah punya strategi untuk menaklukkan sirkuit Hungaroring. Menurutnya, mendapatkan posisi start di grid terdepan akan sangat membantu, sementara faktor cuaca juga tak kalah menentukan.
"Treknya sempit dan berkelok-kelok jadi, Anda perlu hasil kualifikasi yang bagus. Kami menunjukkan itu tahun lalu bahwa berada di baris terdepan sangat membantu dan akan fantastis untuk mengulangi hasil tersebut tahun ini."
"Kami juga telah melihat bahwa temperatur tinggi bagus untuk kami dan biasanya memang panas di Budapest. Jadi kami berharap akan banyak sinar matahari nanti," tuturnya.
Musim lalu Grosjean tampil cukup bagus di GP Hungaria dengan meraih podium ketiga di belakang, Lewis Hamilton dan Kimi Raikkonen.
(roz/nds)











































