Keraguan atas GP India disebut-sebut muncul karena adanya permasalahan dengan tingginya pajak di negara ini. Selain itu kelayakan finansial untuk menggelar balapan juga menjadi sorotan banyak pihak di F1.
"Apakah GP India akan diselenggarakan tahun depan? Kemungkinan tidak," kata Ecclestone dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada alasan lain yang dinilai juga mendasari polemik ini, yakni terkait penambahan jumlah sirkuit ke kalender balap 2014. Setelah Sochi (Rusia) dan New Jersey (Amerika Serikat) dipastikan menggelar balapan musim depan, Ecclestone baru-baru ini menyatakan bahwa Austria akan kembali menggelar balapan dan menurut rencana mulai tahun depan.
Bergabungnya Austria membuat F1 akan punya 22 seri musim depan, namun disanggah oleh Ecclestone yang menegaskan hanya akan ada 20 balapan. Ini berarti ada seri yang dihilangkan atau setidaknya digelar bergantian, seperti di Jerman (Hungaroring dan Nurburgring) dan Spanyol (Catalunya dan Valencia).
Sementara itu, untuk menanggapi isu ini pihak promotor GP India, Jaypee Sports International, menegaskan tekadnya untuk tetap menggelar balapan. Melalui juru bicaranya Askari Zaidi mereka mengaku belum mendapatkan pemberitahuan apapun secara resmi.
"Kami belum mendapatkan apapun secara tertulis dari manajemen Formula 1 tentang status dari GP India 2014," kata Zaidi.
"Kami ingin balapan Formula 1 tetap digelar di India di Sirkuit Internasional Buddh sampai kontrak kami terpenuhi yakni pada 2015."
(raw/a2s)











































