Renault Akui Salah Rekrut Villeneuve
Kamis, 28 Okt 2004 18:15 WIB
Jakarta - Presiden Renault Steve Faure mengaku salah ketika memutuskan merekrut pembalap Kanada Jacques Villeneuve. Villeneuve tampil mengecewakan karena tak berhasil menyumbang angka dari tiga balapan. "Saya harus akui kalau kami telah melakukan kesalahan," ucap Faure seperti dikutip Eurosport, Kamis (28/10/2004). "Meski dia (Villeneuve) adalah juara dunia, Flavio Briatore dan saya telah mengecilkan efek dari absennya selama sepuluh bulan," tambahnya. Villeneuve terakhir membalap untuk tim BAR-Honda tanggal 28 September 2003. Setelah lebih setahun, juara dunia 1997 itu kembali untuk membela Renault di Shanghai. Namun pria yang akrab disapa "JV" itu hanya finish di urutan 11. Dua pekan kemudian Villeneuve berlaga di GP Jepang. Meski start dari posisi ke-9, ia tampil mengecewakan dan finish ke-10. Pekan lalu, pria berkacamata ini kembali finish ke-10 di GP Brasil. "Kami pikir mengingat pengalaman dan bakatnya sebagai juara dunia, dia akan mampu mempersembahkan beberapa poin buat ka-mi. Namun F1 telah berubah dari tahun lalu. Sekarang mobil-mobil melaju lebih cepat dan para pilotnya harus menghadapi G-forces yang lebih besar," komentar Faure. "Secara fisik, dia membutuhkan lebih banyak kompetisi untuk kembali ke level tertinggi. Dia sendiri telah menyadari hal tersebut ketika kami berbicara soal kontraknya. Kehadirannya merupakan hal bagus untuk F1, namun ini tetap olahraga, karenanya dia tak sukses. Jelas, kami telah melakukan kesalahan," pungkasnya. (mel/)











































