Red Bull Bangga Telah Ambil Sikap Kritis soal Ban

Red Bull Bangga Telah Ambil Sikap Kritis soal Ban

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Senin, 19 Agu 2013 17:31 WIB
Red Bull Bangga Telah Ambil Sikap Kritis soal Ban
Peter J. Fox/Getty Images
Jakarta - Prinsipal Red Bull Christian Horner mengaku bangga dengan sikap yang diambil timnya terkait ban yang sempat bermasalah. Ia pun bersyukur ada langkah yang sudah direalisasikan kini.

Jalannya paruh pertama balapan Formula 1 diganggu dengan masalah ban punya tingkat degradasi tinggi. Masalah memuncak ketika di GP Inggris sejumlah pebalap mengalami pecah ban.

Sudah sejak awal musim Red Bull mengkritisi hal ini. Saat itu pemilik Red Bull Dietrich Mateschitz mengatakan tingginya degradasi ban membuat F1 bukan lagi kompetisi balapan, melainkan kompetisi manajemen ban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, tim-tim lain menyebut kritikan Red Bull sebagai alasan karena ketidakmampuan mereka mengatasi masalah ban tersebut.

"Kami hanya bersikap jujur, kami tidak bersembunyi dibalik sebuah isu dan menganggap diri benar secara politis," kata Horner kepada Autosport.

"Kami hanya bersikap jujur tentang situasi yang ada, bahwa kami berpikir hal itu terlalu marginal. Kami hanya menyampaikan apa yang orang-orang katakan kepada kami secara privat tapi mungkin tak punya keberanian untuk mengatakan itu kepada publik."

"Saya pikir posisi kami telah benar-benar mantap dan beruntung kini sesuatu telah dilakukan. Apakah itu merugikan atau membantu kami, saya tidak tahu. Saya pikir pada kenyataannya ini tidak mengubah apa-apa. Saya hanya berpikir itu bagus untuk Formula 1," imbuhnya.

Setelah insiden di Silverstone, Inggris, Pirelli pun mengevaluasi kembali ban-bannya dan kemudian memberikan ban baru pada seri Hongaria. Sejauh ini belum ada lagi keluhan soal ban baru ini.

"Komentar kami terhadap ban selalu konsisten dari Melbourne hingga Silverstone. Tidak ada yang berubah meskipun kami memenangi tiga balapan hingga titik tersebut, kami merasa bahwa hal tersebut terlalu memojokkan dan itu tidak bagus untuk para pebalap dan ada isu ban-ban mengalami kerusakan," ucap Horner lagi.

"Saya pikir dengan perubahan yang telah dibuat baru-baru ini, kami telah melihat para pebalap bisa tampil lebih maksimal di balapan dan benar-benar saling bersaing satu sama lain," tambah pria berkebangsaan Inggris ini.

Akhir pekan ini paruh kedua musim F1 2013 akan bergulir. Sirkuit Spa di Belgia akan menjadi tuan rumahnya.

(raw/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads