Lotus Tak Buru-buru Tunjuk Pengganti Raikkonen

Lotus Tak Buru-buru Tunjuk Pengganti Raikkonen

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Kamis, 12 Sep 2013 07:38 WIB
Lotus Tak Buru-buru Tunjuk Pengganti Raikkonen
AFP/Tom Gandolfini
Enstone - Lotus merasa kecewa setelah mereka dipastikan kehilangan Kimi Raikkonen pada musim depan. Mereka juga tak akan buru-buru menunjuk pebalap baru untuk menggantikan Raikkonen.

Raikkonen akan membalap di bawah bendera Lotus hanya sampai akhir musim ini. Mulai musim depan, pebalap berkebangsaan Finlandia itu akan kembali memperkuat Ferrari.

Selama dua musim berada di Lotus, Raikkonen terhitung sukses. Musim lalu, dia tujuh kali naik podium dan meraih satu kemenangan. Di akhir musim, dia finis di urutan ketiga klasemen. Sementara itu, pada musim 2013 yang masih berjalan ini, dia sudah menang sekali dan naik podium enam kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua tahun lalu, ketika kami memutuskan untuk merekrutnya, cukup banyak orang yang berpikir kami gila. Dan apa yang terjadi pada akhirnya?" tutur prinsipal tim Lotus, Eric Boullier, yang dikutip Autosport.

"Kami sudah bekerja dengan seorang pebalap yang menakjubkan, yang mencetak poin untuk tim pada 27 balapan secara berturut-turut, memenangi dua balapan, memberi motivasi yang sangat tinggi di Enstone, dan punya hubungan sangat baik dengan rekan setimnya."

Boullier mengakui bahwa timnya kecewa karena tak bisa mempertahankan Raikkonen. Tapi, timnya tetap bangga karena kerja sama dengan Raikkonen berbuah manis.

"Tentu saja ini adalah kekecewaan untuk kami semua dan kami yakin Anda akan setuju bahwa Kimi brilian sejak bergabung dengan kami," ujarnya.

"Dalam napas yang sama, Enstone sekali lagi membuktikan garis keturunannya; memberi dia dua mobil bagus dan membuat comeback-nya ke Formula 1 sukses."

Pebalap Sauber, Nico Hulkenberg, disebut-sebut akan mengisi posisi yang nantinya ditinggalkan Raikkonen. Tapi, Lotus tak mau buru-buru mengumumkan siapa pengganti The Iceman.

"Kami saat ini sedang berdiskusi dengan beberapa orang dan akan membuat keputusan secepatnya," ujar Boullier.

"Kami berada dalam posisi yang istimewa, menjadi tim yang paling diinginkan di grid karena ada kursi kosong. Oleh karena itu, kami tidak buru-buru untuk mengumumkan siapa pun tanpa membangun apa yang akan menjadi yang terbaik untuk tim kami dan masa depan," katanya.

(mfi/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads