Meski berada dalam satu tim, kedua pebalap ini punya rivalitas tersendiri. Awal mula panasnya hubungan mereka adalah ketika di GP Malaysia 2013 Vettel tak menghiraukan perintah tim untuk bertahan di belakang Webber.
Kala itu Webber sedang memimpin balapan dan Vettel diminta tidak mengambil alih posisinya hingga balapan usai. Namun Vettel bergeming dan tetap melancarkan aksinya, berbuah kemenangan pertamanya di musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda bisa mengatakan apapun tentang hubungan kami, tapi pada akhirnya kami pernah saling menekan satu sama lain dengan sangat keras. Saya akan merindukan itu," kata Vettel kepada Sportwoche seperti dikutip Crash.
"Selalu ada dua atau tiga tikungan di mana Webber membungkam saya. Anda mencoba mencari tahu apa yang sedang ia lakukan dan itu membuat Anda cukup sibuk sepanjang balapan."
Hal berbeda dinyatakan oleh Webber. Ia pernah ditanyai apakah bakal merindukan sosok yang jadi rekan setimnya sejak 2009 itu, dan menjawab.
"Tidak. Mungkin tidak dalam jumlah yang besar," kata Webber saat itu kepada Top Gear dan dikutip Sky Sports.
(raw/din)











































