Dari 12 seri Formula 1 yang sudah digelar musim ini, pencapaian terbaik Perez adalah di Bahrain, di mana dia finis keenam. Selebihnya, dia melewati tujuh balapan tanpa memperoleh poin.
Perez kini baru mengumpulkan 18 poin. Dia menempati posisi ke-12 di klasemen pebalap. Sementara itu, rekan setimnya, Jenson Button, ada di urutan kesembilan dengan 48 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Checo (sapaan Perez) jauh lebih muda. Sayangnya dia masuk ke tim saat kami tak begitu kompetitif sehingga dia sulit untuk menunjukkan seberapa cepatnya dia. Dia sedang berkembang bersama tim dan melakukan pekerjaan yang bagus," imbuhnya.
Apakah McLaren puas dengan kinerja yang ditunjukkan oleh Perez?
"Ya," jawab Michael singkat.
Dalam beberapa seri, Perez juga dihujani kritik karena membalap dengan cara yang sangat agresif, yang dinilai berpotensi membahayakan atau merugikan pebalap lainnya. Terkait gaya membalap Perez ini, McLaren tak mempersoalkannya.
"Oke saja. Itu bukan masalah," ucap Michael.
"Sepanjang dia tidak kecelakaan, seorang pebalap bisa membalap sesuai keinginannya. Yang paling penting Anda menghindari kecelakaan. Kalau Anda tidak kecelakaan, Anda bisa mendapatkan poin," sambungnya.
"Dalam balap grand prix ini, Anda membutuhkan karakter. Kalau Anda punya pebalap seperti Checo yang membalap dengan agresif, maka itu bagus. Karena kalau tidak, dalam olahraga ini Anda akan merasa bosan," kata dia.
(mfi/a2s)











































